KEBIJAKAN STRATEGIS DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DITJEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

KEBIJAKAN STRATEGIS
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
DITJEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

——————————

———————————————–

—————————————————————-

—————————————————————————–

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU
PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

JAKARTA, 2006

VISI, MISI, DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN,
DITJEN PMPTK

TAHUN 2006-2010

A. Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Direktorat Bindiklat
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) pasal 85 ditegaskan bahwa tugas

pokok Direktorat Bindiklat adalah : “melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pemberian bimbingan

teknis, supervisi, dan evaluasi di bidang pengembangan program, sumber daya manusia, dan sarana prasarana

pendidikan dan pelatihan”. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut di atas, maka Direktorat Bindiklat mempunyai

fungsi utama sebagai berikut :
1. Penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan dan pelatihan;

2. Penyiapan perumusan standar, kriteria, pedoman, dan prosedur pembinaan pendidikan dan pelatihan;

3. Pemberian bimbingan teknis, supervisi, dan evaluasi di bidang pembinaan pendidikan dan pelatihan;

4. Pelaksanaan ketatausahaan direktorat.
Adapun lembaga diklat yang secara yuridis berada dalam binaan Direktorat Bindiklat terdiri dari : 12 PPPG, 30

LPMP, 5 BPPLSP, 23 BPKB, dan 280 SKB yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

B.     Visi, Misi, dan Tujuan Direktorat Bindiklat tahun 2006-2010
Berdasarkan tupoksi tersebut di atas, maka Direktorat Bindiklat menetapkan visi yang hendak dicapai selama

kurun waktu 2006-2010 sebagai berikut : ”Menjadi Lembaga Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan yang Bertaraf

Internasional”. Untuk mencapai visi tersebut, Direktorat Bindiklat menetapkan misi utama sebagai upaya

pencapaian visi, yaitu sebagai berikut :
a. Mengembangkan sistem program pembinaan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas sesuai dengan

kebutuhan lembaga diklat dalam persaingan local dan global;
b. Mengembangkan sumber daya manusia diklat yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan lembaga diklat dalam

persaingan local dan global;
c. Mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan

lembaga diklat dalam persaingan local dan global;
d. Memfasilitasi pemerintah daerah dalam kebijakan pendidikan dan pelatihan;
e. Melaksanakan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan public terhadap kinerja pendidikan dan pelatihan atas

dasar sistem informasi pembinaan diklat yang terkini, handal, dan dapat dipercaya;
f. Mengembangkan jejaring kerja sama dengan pemangku kepentingan (stakeholders) dan organisasi terkait, secara

nasional, regional, an internasional.

Untuk mencapai visi dan misi yang ditetapkan tersebut di atas, Direktorat Bindiklat menetapkan tujuan-tujuan

yang lebih spesifik yang hendak dicapai, yang diselaraskan dengan tujuan-tujuan yang ditetapkan dalam rencana

strategis Departemen Pendidikan Nasional. Adapun tujuan yang hendak dicapai oleh Direktorat Bindiklat tahun

2006-2010 adalah:
1. Menerapkan standar kompetensi bertaraf nasional dan internasional bagi sumber daya dan/atau lembaga diklat;
2. Memiliki sistem informasi lembaga pendidikan dan pelatihan di seluruh Indonesia yang didasarkan atas kebutuhan,

strategi pemenuhan, dan pemerataan tenaga struktural dan fungsional sesuai dengan standar nasional pendidikan;
3. Tersedianya data base pendidik dan tenaga kependidikan lembaga diklat;
4. Tersedianya layanan online pendidik dan tenaga kependidikan lembaga diklat di seluruh LPMP, PPPG, dan BPPLSP;
5. Tersedianya sistem informasi manajemen (SIM) dan jejaring komunikasi mutu program pembinaan pendidikan dan

pelatihan yang dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat;
6. Menetapkan sistem pengawasan dan penjaminan mutu pembinaan diklat sesuai dengan standar nasional pendidikan;
7. Merumuskan kebijakan revitalisasi dan/atau reengineering lembaga diklat dan penjaminan mutu pendidikan;
8. Meningkatkan profesionalisme tenaga fungsional dan struktural lembaga diklat;
9. Merumuskan kebijakan diklat satuan pendidikan berbasiskan keunggulan local dan/atau bertaraf internasional;
10. Menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dan pelatihan,

baik dalam maupun luar negeri dalam rangka good-governance;
11. Melaksanakan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan public atas dasar sistem pelaporan kinerja tahunan;
12. Menjalin kekeluargaan di antara aparatur Direktorat Pembinaan Diklat.

C. Kebijakan Strategis Direktorat Bindiklat tahun 2006-2010
Dalam upaya mencapai visi, misi, dan tujuan yang ditetapkan untuk periode 2006-2010 seperti tersebut di atas,

Direktorat Bindiklat menetapkan kebijakan strategis yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan implementasi

program pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi, daya saing, serta penguatan tata

kelola, akuntabilitas, dan pencitraan public dalam kerangka pencapaian visi “Insan Indonesia yang cerdas dan

kompetitif”. Kebijakan strategis Direktorat Bindiklat periode 2006-2010 meliputi:

a. Kebijakan strategis terkait dengan pemerataan dan perluasan akses pendidikan, mencakup:

i. Pengembangan SIM dan jejaring informasi mutu program pembinaan diklat, penyelenggaraan diklat, SDM diklat,

dan sarana prasarana diklat berbasis ICT (Information Communication Technology);

ii. Pendataan pendidik dan tenaga kependidikan pada lembaga diklat pendidikan formal dan non formal;

iii. Perencanaan kebutuhan, strategi pemenuhan, dan pemerataan tenaga struktural dan fungsional lembaga diklat

sesuai dengan standar nasionla pendidikan;

iv. Pengembangan hubungan kerja sama/kemitraan antar instansi pemerintah dan/atau swasta di dalam dan luar

negeri;

v. Peningkatan intensitas dan mutu program diklat bagi tenaga struktural dan fungsional lembaga diklat pendidikan

formal dan non formal;

vi. Penyusunan pedoman penyelenggaraan program diklat, pengembangan program diklat, pengembangan SDM

diklat, dan sarana prasarana diklat;

vii. Pengembangan sistem rekrutmen, pengangkatan, penempatan, penyebaran, promosi, mutasi, dan pemensiunan

tenaga struktural dan fungsional lembaga diklat;

viii. Pengembangan sarana prasarana lembaga diklat untuk mendukung peningkatan daya tampung diklat di

lingkungan Ditjen PMPTK;

ix. Pengkajian kelayakan pembangunan UPT baru Ditjen PMPTK di provinsi pemekaran;

x. Pengembangan sarana prasarana lembaga diklat sesuai dengan ketentuan standar nasional pendidikan;

xi. Pembangunan unit gedung baru UPT Ditjen PMPTK di provinsi pemekaran sesuai dengan ketentuan perundang-

undangan dan hasil kajian studi kelayakan.

b. Kebijakan strategis tekait dengan peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing, mencakup:

i. Pengembangan sistem standarisasi program pembinaan diklat, pengembangan program diklat,

pengembangan SDM diklat, dan pengembangan sarana prasarana diklat;

ii. Pengembangan standar penyelenggaraan program pembinaan diklat, pengembangan program diklat,

pengembangan SDM diklat, dan pengembangan sarana prasarana diklat;

iii. Pengembangan sistem penjaminan mutu pembinaan diklat, pengembangan program diklat, pengembangan

SDM diklat, dan pengembangan sarana prasaran diklat;

iv. Pengembangan mutu perencanaan dan pengendalian penyelenggaraan program pembinaan diklat,

pengembangan program diklat, pengembangan SDM diklat, dan pengembangan sarana prasaran diklat;

v. Pengembangan UPT unggulan bertaraf internasional;

vi. Pengkajian dan inovasi penjaminan dan pengembangan mutu pembinaan diklat, pengembangan program

diklat, pengembangan SDM diklat, dan pengembangan sarana prasaran diklat;

vii. Penyelenggaraan diklat peningkatan mutu kompetensi tenaga struktural dan fungsional lembaga diklat;

viii. Pengembangan model-model diklat yang bermutu tinggi dan relevan dengan kebutuhan stakeholders;

ix. Pengembangan sistem sertifikasi tenaga struktural dan fungsional lembaga diklat;

x. Penyelenggaraan uji kompetensi dan sertifikasi profesi tenaga struktural dan fungsional pada UPT di

lingkungan Ditjen PMPTK;

xi. Peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan profesionalisme tenaga struktural dan fungsional lembaga diklat di

dalam dan luar negeri melalui pemberian voucher atau blockgrant;

xii. Pengembangan dan inovasi media, alat peraga, dan bahan ajar diklat berbasis aplikasi ICT;

xiii. Pengadaan, pemeliharaan, perawatan, dan penghapusan sarana dan prasarana lembaga diklat sesuai

dengan kebutuhan dan ketentuan perundangundangan.

c. Kebijakan strategis terkait dengan penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik, mencakup:

i. Pengembangan sistem dan prosedur perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program pembinaan diklat,

pengembangan program diklat, pengembangan SDM diklat, dan pengembangan sarana prasarana lembaga diklat

secara transparan dan akuntabel;

ii. Pengembangan sistem dan prosedur pengelolaan keuangan, pegawai, dan asset lembaga secara sistematis,

transparan, dan akuntabel;

iii. Sosialisasi, publikasi, dan promosi program pembinaan diklat, pengembangan program diklat, pengembangan

SDM diklat, dan pengembangan sarana prasarana diklat secara transparan dan akuntabel;

iv. Pengembangan pengawasan dan sistem penjaminan mutu pembinaan diklat dalam bidang standari isi, standar

proses, dan standar kompetensi lulusan;

v. Pengembangan pengawasan dan sistem penjaminan mutu pembinaan diklat dalam bidang standar pendidik dan

tenaga kependidikan lembaga diklat, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan

standar penilaian pendidikan pada lembaga diklat.

Keberhasilan pelaksanaan dan pencapaian tujuan dan sasaran kebijakan strategis Direktorat Bindiklat di atas,

memerlukan kesepahaman dan komitmen yang tinggi dari seluruh staf Direktorat Bindiklat, baik yang ada di pusat

maupun di UPT dan UPTD sesuai dengan tugas dan posisinya masing-masing. Dengan demikian, melalui diklat ini

diharapkan terbentuk kesepahaman terhadap visi, misi, tujuan, dan kebijakan strategis Direktorat Bindiklat,

sebagai masukan untuk membangun komitmen yang tinggi dari seluruh staf dalam mewujudkan keberhasilan

implementasi kebijakan strategis Direktorat Bindiklat.

TIMBANGKUR  PENJASORKES

Drs.ALEN MARLIS  (Koordinator )

Drs.GAWAT  NOOR

Drs. EDY AKSORO

YOYOK,Spd. MP.d

Dra. YEKTI

Dra. UTAMI

Dra. ISMIATI

Refrensi
Direktur Bindiklat
Ditjen PMPTK,

Tentang alenmarlis

i am as education curriculum developers team
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s