RAPEL KENAIKAN GAJI PNS CAIR BULAN APRIL TH 2011


1 April, PNS dan TNI/Polri Peroleh Rapel Kenaikan Gaji

Jakarta, Pelita
Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Agus Supriyanto mengatakan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri bakal mendapat rapelan kenaikan gaji mulai 1 April 2011. Kenaikan gaji sebesar 15 persen ini sudah disetujui pemerintah.

Ia menjelaskan di Jakarta, Selasa (22/3), mulai 1 April rapel gaji tersebut sudah mulai cair. Peraturan Pemerintah (PP)-nya sudah keluar, nanti surat edarannya akan disampaikan ke KPN-KPN di sekitarnya. Jadi dirapel sejak Januari 2011.

DPR RI sebelumnya mendesak Menteri Keuangan Agus Martowardojo untuk merealisasikan kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri. Pasalnya, DPR telah mengesahkan kenaikan gaji PNS serta TNI/Polri sejak Oktober 2010 yang tertuang dalam APBN 2011.

Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis mengungkapkan, per 1 Januari 2011 sudah seharusnya gaji PNS beserta TNI/Polri mengalami kenaikan.

Itu sesuai UU Keuangan dimana setelah disahkannya kenaikan gaji pada APBN periode tahun 2011 maka per 1 Januari 2011 sudah seharusnya dilakukan. Ini ternyata belum dilakukan, jadi nanti harus dirapel sejak Januari 2011, tegasnya.

Sejak Oktober 2010, DPR RI dan Kementerian Keuangan telah sepakat untuk meningkatkan belanja pegawai sebesar Rp18 triliun dalam APBN 2011. Total belanja pegawai di 2011 naik menjadi Rp180 triliun dari Rp162 triliun di 2010.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga pernah mengatakan, kenaikan gaji Presiden dan 8.000 pejabat negara lainnya akan dilakukan setelah gaji pegawai rendahan TNI/Polri mencapai minimal Rp2 juta.

Dalam catatan, pemerintah memang berniat untuk memperbaiki kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri dengan menaikkan batas minimum pendapatan mereka.

Rencananya pada 2011, gaji PNS dengan pangkat terendah adalah Rp2 juta atau meningkat dari tahun 2010 yang sebesar Rp1.895.700.

Nunggak Rp8 triliun
Lebih lanjut Agus Supriyanto juga mengatakan, pemerintah mempunyai utang Rp8 triliun ke PT Taspen (Persero) untuk membayar uang pensiun PNS. Utang ini sudah ada sejak 2007 dan terus meningkat jumlahnya.

Itu utang untuk tunjangan hari tua (pensiun). Jadi Kemenkeu punya utang ke Taspen, karena tunjangan hari tua ditalangi dulu oleh Taspen. Nilainya sampai saat ini mencapai Rp8 triliun, tutur Agus.
Ia menambahkan, data terakhir di 2009, jumlah utang pemerintah ke Taspen mencapai Rp7,4 triliun. Utang ini akan diajukan ke Menteri Keuangan Agus Martowardojo untuk segera dibayar.

Soal tunggakan utang ini sudah diributkan sejak 2007. Dirut Taspen saat itu Achmad Subianto pernah mengatakan, pemerintah mempunyai utang sekitar Rp300 triliun ke Taspen untuk pembayaran dana pensiun PNS.

Menteri Keuangan saat itu Sri Mulyani mengatakan, pemerintah memiliki utang ke Taspen, namun besarannya tidak mencapai Rp300 triliun. (iz)

Iklan

Tentang alenmarlis

i am as education curriculum developers team
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s