PARADIGMA ISTILAH SEKOLAH SEKARANG YANG MENYANDANG RSBI DENGAN BANGGA MENGGUNAKAN KATA SISTER SCHOOL ?

Apakah Sister School ?
Wikipedia menjelaskan bahwa istilah “sister school” originally referred to a definite financial commerce between two colleges or universities. More recently, the definition has been widened to include any schools that have a strong historical connection, two single-sex schools which have social activities involving students from both schools, two schools under the same management, or schools in different nations that have established a collaborative international partnership.
( awalnya dirujuk ke perdagangan keuangan yang pasti antara dua perguruan tinggi atau universitas. Baru-baru           ini, definisi tersebut telah diperluas untuk mencakup setiap sekolah yang memiliki hubungan historis yang kuat,     dua single-seks sekolah yang memiliki kegiatan sosial yang melibatkan peserta didik dari kedua sekolah, dua             sekolah di bawah manajemen yang sama, atau sekolah di negara yang berbeda yang telah membentuk                           kolaboratif internasional kemitraan. )

Definisi di atas merujuk pada ciri utama sister school adalah kerja sama :

Dalam bidang keuangan atau perdagangan antara dua lembaga pendidikan;
Berlandaskan kesamaan sejarah;
Melibatkan peserta didik dari dua sekolah dalam melakukan kegiatan bersama.
Kerja sama dua lembaga atau lebih dalam pengelolaan manajemen yang sama, baik kerja sama sekolah pada satu atap atau lain atap.
Antara dua sekolah atau lebih yang dari negara yang berbeda, mengembangkan kolaborasi kemitraan.

“Apa Yang Anda Ukur, Itu Yang Anda Raih”

Seorang teman, Koordinator Pelaksana program RSBI dari salah satu SMP Negeri 1 Gresik pada forum diskusi kecil di Direktorat Pembinaan SMP menyatakan harapannya untuk mendapat bantuan mengembangkan sister school. Beliau datang untuk mendapatkan informasi tentang sekolah yang dapat membantu sekolahnya untuk menjalin kerja sama. Sekolah mana yang harus dihubunginya ?

Dalam diskusi singkat itu terungkap harapkan dari kerja sama yang akan dilakukan ?

Bidang apa yang dapat dikerjakan bersama sehingga semua pihak yang bekerja sama memperoleh keuntungan darinya  ?

Yang menjadi harapannya adanya sekolah yang bermutu dapat memberikan bantuan kepada sekolahnya   ?

Pengertian itu menjelaskan bahwa istilah sister school merujuk pada pengertian kerja sama kemitraan yang luas, mengembangkan kerja sama dapat dilakukan antara dua sekolah atau lebih dalam sebuah kompleks, daerah tertentu, bahkan sampai antar sekolah yang berada pada negara yang berbeda.

Apa Yang Dikerjasamakan    ?

Sebelum menunjuk hal-hal yang dapat dikerjasamakan ada baiknya kita mencuplik informasi mengenai prakarsa sister school pada level internasional.

1. Pemerintah Inggris, lewat British Councilnya, mengalokasikan dana sebesar 6 juta poundsterling untuk proyek        sister school antara sekolah-sekolah di Inggris dengan sekolah-sekolah Islam atau madrasah di sejumlah negara      Muslim, seperti Afghanistan, Indonesia, Irak, Pakistan termasuk wilayah North West Frontier Provinsi (NWFP)        di Pakistan yang oleh Barat dituding sebagai basis Al-Qaidah dan Taliban (http://www.eramuslim.com /berita/        int/8204135914-inggris-luncurkan-proyek-quot sister – school quot-dengan-sekolah-sekolah-madrasah.htm).
2. Model sister school yang berbeda di bawah regulasi Pemerintah California dengan Jepang di antaranya                        menyepakati kerja sama “Reciprocated hosting and sending of students by participating families”. Dengan kerja      sama ini dimungkinkan peserta didik yang didampingi orang tuanya dapat bertukar kunjung dengan mudah                sehingga selain belajar mengenal kedua negara mendapat keuntungan pula dari sisi pariwisata” http://                        www.cjsp.ca.gov/Sister_school.asp.
3. Pada alamat milik pemerintah Victoria di Australia melalui alamat web-nya, http://www.study.vic.gov.au/               OthrIntPro/SisSch.htm, menawarkan kerja sama sister school dalam rangka pelatihan guru, pertukaran guru             dan yang lainnya.
4. Selain program British Council di Inggris, Amerika memiliki program

a)YES, we do have formal written agreements.

b) Yes, we do have exchanges besides students.

c) The relationships are mutually beneficial and balanced for the students (we have an annual exchange of                       students; 2 from Australia, 2 from Canada, 1 from Brazil, 4 from South Korea, 1 from the Phlippines, 2 from                 Thailand, and 8 from the US.), but not for the faculty. We receive 2 teachers on a yearly or 2-year basis, but               we don’t really send any from our side. 4) The basic purposes are language and culture learning. 5-6) Our                   school is not on-line (http://www.waoe.org/steve/sisterschools.html)

5. The Sister School Project works with the public school system and community leaders to identify talented                  youth and give them educational opportunities to improve themselves, under the condition that they develop         a sense of commitment to their communities and an individual project to help those around them. Contoh ini           menunjukan kerja sama sister school di El Salvador dalam mengembangkan kerja sama siswa berbakat dalam           rangka mengembangkan pontensinya melalui pembinaan yang memberikan peluang untuk mengembangkan             potensinya menjadi prestasi (http://sisterschoolproject.org/)

Apa yang dapat kita lakukan    ?

Dari model itu, dapat menegaskan bahwa kegiatan sister school perlu dilandasi dengan kesepakatan formal secara tertulis yang menguntungkan semua pihak, saling memberi dan menerima manfaat dari kerja sama. Idealnya hal ini difasilitasi oleh pemerintah seperti kita lihat model Inggris, Amerika, Jepang, Australia yang memprakarsai kerja sama bidang;

Pertukaran informasi
Pertukaran budaya
Pertukaran peserta didik
Pertukaran guru
Peningkatan kompetensi guru

Hal yang perlu kita lakukan sebelum kerja sama adalah memperhitungkan kekuatan apa yang kita miliki untuk memberikan manfaat kepada kedua sekolah yang akan kita ajak bekerja sama sehingga memberikan kemaslahatan kepada semua pihak. Janganlah berpikir bahwa kita memerlukan bantuan pihak lain dan orang lain akan membantu memajukan sekolah kita. Jadi, yang perlu adalah menempatkan kita sejajar dengan mitra kerja.

Setelah diskusi selesai, para guru menyatakan niat untuk melakukan kerja sama dengan mitra kerja dalam negeri dulu. Ia akan meningkatkan kompetensi guru dan TU dalam berbahasa Inggris sebagai persiapan agar pada tahun berikutnya kerja sama dapat diperluas pada level nasional dan internasional. Biar seluruh komponen penunjang di sekolah dapat berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam bahasa Inggris.

Selamat  friend.

Tentang alenmarlis

i am as education curriculum developers team
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s